Metrik Keamanan Perangkat Lunak
Mengubah keamanan dari opini jadi angka yang bisa dipertanggungjawabkan, lalu memakainya untuk mengambil keputusan.
Login dengan akun @if.itera.ac.id atau @student.itera.ac.id untuk mengakses materi dan slide.
Capaian Pembelajaran
- Menjelaskan alasan pengukuran kuantitatif menjadi tulang punggung pembangunan software yang aman.
- Menyebutkan dan menjelaskan atribut metrik keamanan yang baik.
- Mengidentifikasi metrik keamanan yang sesuai untuk tiap fase siklus hidup pengembangan.
- Menguraikan langkah-langkah proses pengembangan metrik keamanan.
- Menjelaskan enam tahap kerangka pengembangan metrik beserta peran validasinya.
Materi Inti
- 1.Kenapa perlu metrik: pengukuran keamanan yang selama ini masih serba mendadak dan kualitatif
- 2.Ciri metrik yang baik supaya benar-benar berguna, bukan sekadar angka
- 3.Kumpulan metrik keamanan untuk tiap fase siklus pengembangan
- 4.Tujuh langkah menyusun program metrik yang benar-benar jalan
- 5.Kerangka enam tahap, dari conceptualization sampai packaging metrik
- 6.Validasi: membuktikan metrik mengukur hal yang memang seharusnya diukur
Aktivitas Pembelajaran
Merancang satu metrik keamanan baru untuk salah satu fase SDLC lalu mengujinya dengan enam ciri metrik yang baik, dilanjutkan debat kelompok memilih antara metrik ideal dan metrik pragmatis.
Luaran
Rancangan dasbor sederhana berisi tiga metrik keamanan pilihan, lengkap dengan ambang batas peringatan dan penjelasan siapa pembacanya.
Asesmen
Kuis pilihan ganda dari materi Subbab 4.3–4.6 mengenai validasi metrik dan alasan pemilihan metrik pragmatis.
Referensi Utama
Khan, S. A., Kumar, R., & Khan, R. A. (2023). Software Security: Concepts & Practices. Boca Raton: Chapman & Hall/CRC Press.
Bagian yang dibahas: Bab 4, hal. 73–94.