Masalah Keamanan Perangkat Lunak
Tiga akar penyebab kerawanan software dan kerangka manajemen risiko yang dipakai untuk menanganinya.
Login dengan akun @if.itera.ac.id atau @student.itera.ac.id untuk mengakses materi dan slide.
Capaian Pembelajaran
- Menjelaskan tiga penyebab utama munculnya masalah keamanan perangkat lunak.
- Membedakan mekanisme extensibility white-box, gray-box, dan black-box.
- Menguraikan faktor-faktor yang membuat keamanan software bertahan jangka panjang.
- Menjelaskan enam tahap Cigital's Risk Management Framework.
- Mengaitkan pendekatan security engineering dengan dampak sosial yang ditimbulkannya.
Materi Inti
- 1.Tiga akar masalah: connectivity, extensibility, dan complexity sebagai sumber utama kerawanan
- 2.Mekanisme extensibility white-box, gray-box, dan black-box beserta risikonya
- 3.Faktor keberlanjutan keamanan: risk management, point of interaction, dan penguasaan pengetahuan
- 4.Security touchpoints: titik sentuh keamanan yang ditempelkan pada tiap artefak pengembangan
- 5.Cigital Risk Management Framework: enam tahap yang berputar terus-menerus
- 6.Security engineering sebagai bagian rekayasa, bukan sekadar tambalan
Aktivitas Pembelajaran
Studi kasus menelusuri akar penyebab satu insiden keamanan nyata di Indonesia, simulasi menjalankan Cigital RMF pada aplikasi presensi sederhana, dan debat kelompok soal untung-rugi extensibility yang terbuka.
Luaran
Perhitungan dependency proyek kuliah sendiri berikut diskusi seberapa banyak paket pihak ketiga yang benar-benar dikenali tim.
Asesmen
Kuis pilihan ganda dari materi Subbab 2.3–2.5 mengenai penyebab kerawanan, RMF, dan pengelolaan risiko berulang.
Referensi Utama
Khan, S. A., Kumar, R., & Khan, R. A. (2023). Software Security: Concepts & Practices. Boca Raton: Chapman & Hall/CRC Press.
Bagian yang dibahas: Bab 2, hal. 23–48.